Sabtu, 24 Desember 2011

Ten Words New English Vocabulary

As we know that language always develop like English language. American English improve their vocabularies in 2011, here is a list of 10 words that entered to the national lexicon or gained new significance over the last year.

  1. Supercommittee (noun), a colloquial term for congress ‘Joint Select Committee on Deficit Reduction, to forge bipartisan agreement around the debt-ceiling crisis, or given the commitee’s ultimate failure, seemed like an unfortunate misnomer.
  2. Rapture (noun), the time during the second coming of Christ when the faithful will ascend to heaven.
  3. Cone of Uncertainty (noun), A recent to buy all of the bottled water at the grocery store. And all corner store. And the sidewalk vendors.
  4. Endgame (noun), The final actions in a large process. The eagerly awaited roadmap for how the European sovereign debt crisis will play out, thus allowing the rest of the world to breathe easily again.
  5. Bunga bunga (noun), often used in reference to the sexual exploits of Silvio Berlusconi, former prime minister of Italy.
  6. Tebow, Tebow is to get down on a knee and start praying, even if everyone else around you is doing something completely different.
  7. Gunwalking (gerung), Operation Fast and Furious
  8. Human microphone (noun), Use megaphone and microphones, a method of communicating.
  9. Oops (interjection), Expression typically expressing dismay or an apology, often at a mistake.
  10. Ubeki-beki-beki-stan-stan (noun), A way of illustrating to one’s voting base that one’s lack of depth on foreign affairs may indeed be a selling point.

Sabtu, 17 Desember 2011

ROK: GAYA KURUNGAN AYAM HINGGA SI MINI

Apa sih trend mode 2012? Apapun trendnya, rok mini sepertinya akan terus eksis. Kalo kamu perhatikan evolusi di dunia adibusana terasa. Dari era ‘Flinsone’, Gotik, lalu gebyar rok hasil manipulasi dari kurungan ayam yang diletakan dibawah pinggang dengan  korset ‘siksa’ ala Gone with the Wind. Lalu kebaya yang menyembunyikan balutan stagen yang panjangnya sampai 8 meter! Bayangkan cara mengenakannya!


Kalau kamu mau iseng, tarik itu stagen dan biarkan sang objek memutar seperti gasing. Pasti pusing 7 keliling. Atau suruh pengguna kain super ketat itu mengejar maling. Bayangkan kecepatannya, jika rentangannya tak boleh lebih dari setengah langgkah! Halah...


Memandang gaya busana dulu, bagiku menjadi tak masuk akal. Ternyata  mengenakan gaun yang seribet dan mengundang penderitaan yang lama seperti itu menjadi hal yang biasa saja.

Lalu di tahun 1930an, para wanita mulai mencoba bergaya praktis. Rok sebetis, dengan daleman yang berlapis. Kain mulai dipakai lebih irit, simple. Gaya You can see mulai berani muncul. Benar-benar ‘Can See’ but not to anything. :P

Lalu melebar lagi... lihat saja gaya rok esetengah lingkaran di Sound of music. Disamping gaya simple tetep dipertahankan.

Makin sini makin simple. Makin pendek. Nyaris You Can See Everything!
Hmmm..
Ntah kapan tepatnya si Mini muncul. Very simple, Feminin, Seksi, n IRIT.

Tahun 60-an muncul, tahun 70an  aku masih inget Titik puspa, masih mengenakannya.
Tahun 80-an kembali ke rok lebar. Sopan. Dan di tahun 90-kini si Mini benar-benar bertahan sebagai mode pilihan.

Hanya saja kamu harus selalu ingat, karena walaupun si Mini bisa bertahan beberapa periode evolusi adibusana, tapi tidaksemua tempat mau menerimanya dengan tangan terbuka, iklhas, tanpa tendensi rasangan apa-apa.

Contoh sederhana saja. Kalau si Mini digunakan ke pasar, lalu kamu harus bertransaksi dengan lapak ngampar-atau lebih rendah. Kamu yang sopan tentu akan ragu melakukan gerakan ini: membungkuk, bagian pahamu akan terintip. Jongkok, pasti langsung nampak bagian ‘CD’-mu.

Jadi? Kamu boleh tersinggung atau marah?  saat emang-emang bilang: “buka saja neng, biar ga repot!”
*_*